Terungkap! Realisasi BOS SMAN 1 Sanggar 2024 CAPAI Rp839 JUTA dan PIP 2026 103 Siswa Rp184,5 Juta Belum Aktivasi, Kepsek sebut Siswa Cairkan di BNI

banner 120x600

Bima ~ Bapeka Nusantara ~ Setelah Lembaga KPK-I NTB menyoroti pengelolaan Dana BOS dan PIP di SMAN 1 Sanggar, Bapeka Nusantara berhasil mengantongi data realisasi anggaran Dana BOS tahun 2024 dan 2025.

Berdasarkan data resmi BOS Kemdikbud, pada tahun 2024 SMAN 1 Sanggar (NPSN 50204009) menerima total Rp 839.850.000 untuk 509 siswa, yang disalurkan dua tahap. Tahap 1 Rp 419.925.000 (18 Januari 2024) dan Tahap 2 Rp 419.925.000 (12 Agustus 2024).

Rincian penggunaan Tahap 1 tahun 2024 antara lain: Pemeliharaan Sarana Prasarana Rp 90,7 juta, Pengembangan Profesi Guru dan Tenaga Kependidikan Rp 93,1 juta, Administrasi Kegiatan Sekolah Rp 59,7 juta, Kegiatan Pembelajaran dan Ekstrakurikuler Rp 54,8 juta, serta Pembayaran Honor Rp 27 juta.

Sementara untuk Dana PIP, data 2024 tercatat 251 siswa Rp 388,8 juta, 2025 194 siswa Rp 296,1 juta. Dan untuk 2026, terdapat nominasi 103 siswa senilai Rp 184.500.000 dengan status 0% aktivasi, yang saat ini menjadi sorotan karena dikeluhkan siswa yang tahun lalu dapat, tahun ini tidak dapat.

Menanggapi pertanyaan saat melalui via WhatsApp pribadinya Kepala SMAN 1 Sanggar Afifuddin saat dikonfirmasi Pimred Bapeka pada 21 September 2026 menegaskan:

“PIP itu anak-anak langsung ambil sendiri ke BNI saya hanya diberi SK oleh Kemendikdasmen kemudian saya aktivasi rekening siswa yang belum aktivasi setelah itu siswa sendiri yang cairkan uangnya. Kalau mau tahu data siswa penerima PIP nanti berhubungan dengan operator sekolah pak Wawan,”

Ia juga mempersilahkan media berkoordinasi dengan operator sekolah terkait data BOS dan PIP agar pemberitaan berimbang.

Pihak Lembaga KPK-I DPD NTB Sukirman SH meminta Dikbud NTB dan BPK RI Perwakilan NTB untuk melakukan audit transparan terkait tingginya anggaran pengembangan profesi guru dan administrasi yang setiap tahun mencapai puluhan hingga ratusan juta.

Hingga berita ini dipublikasikan, Wakasek kesiswaan SMAN 1 Sanggar. Diduga bungkam soal jumlah pencairan dana PIP, walaupun sudah dikonfirmasi melalui via WhatsApp pribadinya di telepon 3 kali dan SMS Engan berikan tanggapan nya.

Catatan Redaksi BAPEKA NUSANTARA masih menunggu data rinci BOS Tahap 2 tahun 2024 dan total BOS 2025 Tahap 1 dan 2 dari operator Pak Wawan, serta penjelasan mengapa status aktivasi PIP 2026 masih 0% dan portal data Kemendikdasmen menampilkan Error 500 saat diakses.(Red/Aryadin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *