Bima ~ Bapeka Nusantara ~ Spanduk itu viral. Ditengah keramaian, seorang warga bernama Guntur berdiri membawa tulisan Selasa Menyapa – Uang Rakyat Dipakai Untuk Apa?
Pertanyaannya sederhana. Tapi nendang. “Kalau Selasa Menyapa memang program unggulan Bima Bermartabat, saya punya satu pertanyaan sederhana Berapa Uang Rakyat Yang Dikeluarkan dan Apa Hasil Terukurnya?” ujar Guntur.
Ia menegaskan ini bukan untuk menjatuhkan. Justru sebaliknya. “Ini pertanyaan yang wajib dijawab oleh pemerintah yang mengaku transparan.”
Fakta Program Pemkab Bima menjelaskan Selasa Menyapa adalah layanan publik berbasis desa: kesehatan, Dukcapil, UMKM, penghijauan, gotong royong, sampai penyerapan aspirasi.
Bahkan di 2026 program ini masih jalan. Selasa Menyapa ke-3 dilaksanakan di Desa Paradowane dan Kanca, Kecamatan Parado.
Data 2025: sudah menjangkau 32 desa dan 6.416 penerima manfaat layanan kesehatan gratis.
Bagus. Tapi Guntur minta naik kelas. 7 Pertanyaan Wajib Yang Harus Dijawab 1. Berapa pagu anggarannya?
2. Apa nama rekening belanjanya?
3. OPD mana yang mengelola?
4. Berapa anggaran setiap lokasi?
5. Berapa realisasi dan bukti pertanggungjawabannya?
6. Apa indikator keberhasilannya?
7. Berapa masyarakat yang benar-benar menerima manfaat?
“Kalau semua jelas, kritik akan kehilangan ruang untuk berspekulasi,” katanya.
Guntur menutup dengan prinsip: *Bukan pemerintah vs oposisi. Bukan pendukung vs pengkritik. Tetapi Data vs Opini.
“Kalau anggarannya benar dan manfaatnya besar, publikasikan datanya. Kalau realisasinya efisien, tunjukkan efisiensinya. Kalau ada kritik yang keliru, bantah dengan dokumen, bukan dengan kemarahan.” Pungkasnya
UANG RAKYAT DIPAKAI UNTUK APA, DAN HASILNYA APA?(Red/Aryadin) BAPEKA NUSANTARA, Mengawal Program, Menuntut Transparansi.










