Ponpes Jam’ul Jawami’ Praya Buka Pendaftaran Santri Baru 2026/2027: Gabungkan Pendidikan Agama, Keahlian Bahasa, dan Ijazah Formal

banner 120x600

PRAYA,NTB.Bapeka.nusantara.my.id. 2 Mei 2026 – Yayasan Pondok Pesantren Jam’ul Jawami’ yang berlokasi di Gerintuk, Kelurahan Renteng, Kecamatan Praya, Lombok Tengah, secara resmi membuka penerimaan santri baru untuk Tahun Pelajaran 2026/2027. Pembukaan pendaftaran ini dihadirkan sebagai solusi atas tantangan pendidikan saat ini, mulai dari maraknya kasus kenakalan remaja hingga biaya pendidikan tinggi yang semakin mahal.

Mengusung semangat mencetak generasi unggul yang siap bersaing di dunia dan akhirat, lembaga pendidikan Islam ini menawarkan tiga program unggulan yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan orang tua dan calon santri.

Program Kitab Kuning: Cetak Ahli Turats Bertaraf Internasional

Program ini bertujuan membentuk santri yang tidak hanya mahir membaca kitab kuning, tetapi juga memahami isi dan mampu berdiskusi secara ilmiah. Lulusan diharapkan mampu bersaing di perguruan tinggi terkemuka di Indonesia maupun kawasan Timur Tengah, seperti Universitas Al-Azhar Mesir atau Universitas Madinah. Keunggulan utama program ini adalah kelanjutan sanad keilmuan yang jelas, warisan dari pendiri pondok, Al-Magfurlah TGH. Ahmad Ahyath.

Tahfidz Al-Qur’an 30 Juz dan Bahasa Turki: Jalan Menuju Beasiswa Luar Negeri

Bagi calon santriwati, tersedia program unggulan yang menggabungkan hafalan Al-Qur’an lengkap 30 juz dengan metode Usmani – metode yang terbukti menghasilkan hafalan yang cepat dan kuat – serta pembelajaran Bahasa Turki. Kombinasi ini menjadi tiket emas untuk memperoleh beasiswa penuh kuliah S1 di Turki melalui program Turkiye Burslari, yang mencakup biaya kuliah, asrama, hingga uang saku. Biaya pendidikan di sini pun dinilai jauh lebih terjangkau dibandingkan biaya kuliah di perguruan tinggi swasta, termasuk jurusan kedokteran.

Salah satu keunggulan utama Ponpes Jam’ul Jawami’ adalah jaminan ijazah formal yang diakui secara nasional oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi serta Kementerian Agama. Lulusan akan memperoleh ijazah setara Paket B/C atau jenjang SMP/SMA. Hal ini membuka peluang luas bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, mendaftar menjadi pegawai negeri sipil, anggota TNI/Polri, maupun bekerja di sektor profesional, tanpa harus memilih antara pendidikan agama dan pendidikan umum.

Pendidikan di pondok pesantren ini kini berada di bawah bimbingan TGH. Ahmad Ziadi Ahyath, serta tim pengajar yang terdiri dari tenaga pendidik berkompeten dengan berbagai gelar akademik dan keilmuan agama. Perpaduan antara nilai-nilai tradisi yang kuat dan pendekatan akademik modern diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang seimbang dan berkualitas.

“Mondok adalah langkah pencegahan terbaik, bukan sekadar pengobatan. Investasi pendidikan di sini tidak hanya berharga untuk masa depan dunia, tetapi juga untuk akhirat. Biaya pendidikan selama satu tahun di pondok ini setara dengan biaya penggunaan ponsel dalam satu bulan, namun hasilnya adalah anak yang berakhlak mulia, cerdas, dan bermanfaat bagi sesama,” ujar pengelola pondok.

Pendaftaran dibuka mulai tanggal 4 Mei hingga 5 Juni 2026. Kuota dibatasi, sehingga masyarakat di wilayah Lombok Tengah dan seluruh Nusa Tenggara Barat diimbau untuk segera mendaftar.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi panitia melalui nomor telepon atau WhatsApp di 0877 7455 7789, atau langsung mengunjungi alamat pondok di Gerintuk, Kelurahan Renteng, Kecamatan Praya, Lombok Tengah, NTB.

(Tim Investigasi NTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *