TERBONGKAR DI MEDSOS! Diduga Oknum Tim Sukses Adi-Irfan Intimidasi Mantan Kepsek SDN Inpres Kalo, Publik Bima Sorot Keras

banner 120x600

Bima ~ Bapeka Nusantara ~ Polemik mutasi dan pelantikan 264 Kepala Sekolah oleh Bupati Bima Ady Mahyudi pada 22 Juli 2026 berbuntut panjang. Bukti chat WhatsApp yang viral di media sosial diduga membongkar praktik intimidasi dan titipan jabatan yang dilakukan oknum Tim Sukses Adi-Irfan. “Chat WA Viral: Nama Titipan Sudah Diprint SK BKD. Mantan Kepsek Klaim Dirampas Jabatan 2 Tahun Sebelum Purna”.

Korban yang bersuara adalah Ibu Jahara, S.Pd, Mantan Kepala Sekolah SDN Inpres Kalo, Desa Pai, Kecamatan Wera kabupaten bima.

KRONOLOGI: DARI BERPRESTASI JADI GURU BIASA. Menurut Jahara, ia menjabat Kepsek sejak 2021 dengan pangkat Pembina Utama Muda /IV/c. Di tangannya, sekolah yang awalnya tidak bersertifikat tanah kini sudah bersertifikat. Dari sekolah tak terurus menjadi berprestasi tingkat Kecamatan Wera.

Ironisnya, di tahun 2026 SDN Inpres Kalo mendapat anggaran revitalisasi Rp1,8 Miliar dari Pemerintah Pusat. Hasil perjuangan Jahara.

Namun pada pelantikan 22 Juli 2026, Jahara dicopot dan digantikan guru dari SDN Poja, Kecamatan Sape yang diduga belum lolos BCKS dan belum mengikuti tes Calon Kepala Sekolah.

“Kami dari perkumpulan guru yang dizolimi akan terus memperjuangkan hak yang dirampas layaknya begal tak bermoral. Tanpa kejelasan dan ketentuan untuk kami mundur secara terhormat”, ujar Jahara kepada Bapeka Nusantara.

Ia juga mengaku mendapat dugaan pengancaman yang berdampak pada psikologisnya hingga akhirnya diturunkan menjadi guru biasa. Masa jabatan Jahara disebut masih tersisa 2 tahun lebih.

BUKTI VIRAL “NAMA TITIPAN SUDAH DI PRINT SK” Yang menggegerkan adalah beredarnya screenshot chat WA tertanggal 24/10 pukul 13.01. Pengirim diduga bernama Ukan Madhissa.

Isi chat tersebut, “Nsma² yg menghadap bunda Ico dari Wera tadi itu adalah nama² titipan semua, sudah di printkan SK nya olh BKD hny menunggu waktu pelantikan.”

Selanjutnya terlampir 12 nama yang disebut. Di akhir chat, penerima bernama “Bunda Ico” menjawab “Siaap”.

Caption, Screenshot chat WA yang viral. Diduga berisi daftar nama titipan Kepsek yang SK-nya sudah diprint BKD

DUGAAN INTIMIDASI DALAM CHAT
Selain soal titipan, chat lain yang beredar berisi nada mengintimidasi kepada Jahara. Kutipan:
1. “Ita mada bisa pastikan turun, silakan Ita cari orang yang bisa beking anda”
2. “Td mada sudah bicara dgn haji adlan terkait busuknya hati Ita ini”
3. “Hasil WA anda saat pilkada kemarin sudah di viralkan oleh teman-teman tim”

Aktivis dari Ambalawi menyoroti: “Maliqiyaumiddin wa innailaihi roji’un. Kalau sudah terbongkar begini apa kata rakyat. Terlalu kejam jika memang itu Tim Sukses Adi-Irfan.”

Tuntutan Konfirmasi Media Bapeka Nusantara, 1. PMAKI dan Aktivis. Mendesak BKN, BKD Kabupaten Bima, dan Bupati Bima mengevaluasi keabsahan dokumen Kepsek baru SDN Inpres Kalo. Meminta DPD PAN Kabupaten Bima mengevaluasi kader yang disebut dalam chat.
2. Konfirmasi Bapeka: Pimred Aryadin mengkonfirmasi ke Ukan Madhissa. Jawabannya. “Tim diberi kewenangan untuk mengusulkan bukan penentu. Dan dipersilakan untuk gugat.”

Hingga berita ditayangkan, Bupati Bima, BKD Kab Bima dan pihak “Bunda Ico” belum memberikan keterangan resmi, walaupun ditanggapi oleh Ukan Madhissa.

CATATAN REDAKSI BAPEKA:
1. Asas Praduga Tak Bersalah atas Nama 12 orang kami inisialkan. Kami menunggu klarifikasi sebelum di bongkar ke publik.
2. Hak Jawab, kami buka ruang seluas-luasnya bagi semua pihak yang disebut.
3. Prinsip Mutasi ASN wajib berdasarkan kompetensi, prestasi, dan UU ASN. Bukan berdasarkan titipan politik. Selesai (Team Bapeka Nusantara/Red/Aryadin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *