
Kegiatan tersebut mengusung tema “Konsisten Menuju Gerakan Rakyat untuk Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa” sebagai bentuk penguatan komitmen bersama dalam memperjuangkan terbentuknya Provinsi Pulau Sumbawa.
Acara pelantikan dihadiri Presidium PPS Pulau Sumbawa, Ketua Aliansi PPS Kabupaten Dompu, Ketua Aliansi PPS Kabupaten Bima, Ketua Aliansi PPS Kota Bima, para pengurus dan simpatisan dari berbagai wilayah di Pulau Sumbawa, serta unsur Forkopimda.Kapolres Bima Kota turut menghadiri kegiatan tersebut yang diwakili oleh Kanit Reskrim M. Hilir, S.H.
Ketua panitia pelantikan, Abdul Sahrir, S.H. menyampaikan bahwa pelantikan serentak ini menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas gerakan masyarakat Pulau Sumbawa dalam memperjuangkan aspirasi pembentukan provinsi baru.Dikala senja seruan PPS baru, salah seorang tokoh masyarakat di kota bima menyuarakan aspirasi.
Jika pulau sumbawa hanya menguntungkan bagi para antek-anteknya penguasa dipulau lombok dan di anak tirikan oleh gubernur NTB, maka kami akan menciptakan instabilitas sekala besar.Akan kali ini yang direncanakan sedemikian, sehingga tidak kecolongan di manfaatkan oleh para termul-termul birokrasi provinsi NTB. Untuk siapa saja yang menghalangi pergerakan pembentukan PPS baru dilaksanakan pada tanggal 2 juli hingga 2 Juni nanti, tentu tidak bisa dibiarkan.
Maka di titik fital dan strategis, puncak dari segala bentuk untuk kami dudukin. Ini sebagai perlawanan terhadap kejholiman terhadap masyarakat pulau sumbawa sebanyak 1,7 juta orang, SDM nya yang sudah lama dikuasai lombok. Namun mirisnya, hanya mengsengsarakan warga di 4 empat daerah jika memang tidak dipermudah kan oleh presiden RI dalam moratorium guna mengesahkan provinsi pulau sumbawa. Pungkasnya
Pantauan media ini, pelantikannya secara serentak ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi antar wilayah serta menjadi langkah nyata dalam memperjuangkan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Pulau Sumbawa di masa mendatang. (Red/Aryadin)












