Mimpi Buruk Dr Irfan Zubaidy Menuju Bima Satu dan Yandi Nomor Dua

banner 120x600

Bima ~ Bapeka Nusantara ~ Viral di media sosial pada unggahan akun Facebook Berita Terkini” delapan 8 jam yang lalu Selasa malam tanggal 29/juli/2026, hingga beragama komentar para netizen. Adapun yang disampaikan dalam platform , disinyalir. Komitmen palsu dari kubu IDP sekitar agenda pilbup 2029/30 membuat wakil bupati Bima dr Irfan Zubaidy merasa superior dan gede rasa (GR).

Padahal gerakan politik yang tengah diskenariokan idp hanya sebuah permainan bertujuan mengacaukan konsentrasi pemerintahan Ady – Irfan yg sedang giat giatnya membenahi kultur dan mental birokrat (pejabat) di lingkup Pemkab Bima yg merupakan warisan kepemimpinan korup yg telah dibangun oleh mantan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri. Ungkap yang tidak ingin namanya disebutkan.

Mengenang IDP memimpin kabupaten Bima, selama dua periode dan satu setengah periode di zaman mendiang alm H. Ferry Zulkarnain. Di akui atau tidak, memang telah mengakar kuat di tubuh birokrat pada hari ini. Sehingga kultur serta mentalitas, terasa sulit untuk dirubah dalam waktu setahun dua tahun. Minimal gerakan merubah kultur dan karakter kepemimpinan di kubu birokrat Bima membutuhkan waktu minimal tiga sampai empat tahun. Bebernya

Menyorot pada gerakan politik kubu wakil bupati dokter Irfan Zubaidy, dalam satu tahun terakhir. Memang sudah mengarah ke sikap pembangkangan, kini tidak bisa ditolerir. Banyak indikasi, diduga mengarah ke sikap pembangkangan wakil bupati terhadap bupati Bima. Antara lain yang paling mengemuka, yakni. Membiarkan pasukannya menyerang bupati Ady Mahyudin, dengan isu isu yang tidak produktif bernuansa fitnah.

Misalnya isu mutasi dan rotasi yang dinilai sarat mahar, isu putra mahkota (AA dan Istri) mengatur proyek-proyek mercusuar, isu ibu Murni Suciyati (istri Bupati) yg disebutnya serakah dengan jabatan2 strategis, isu keluarga memonopoli kegiatan kegiatan tertentu, isu dugaan KKN dan sebagainya. Ujar Dia

Mirisnya isu-isu tersebut, disebarkan oleh kubu wakil berkolaborasi dengan kubu IDP dan konyolnya. Dr Irfan Zubaidy selaku wakil berdiam diri alias bungkam seribu bahasa, membiarkan dan terkesan menikmati keadaan tersebut.

Seharusnya pak wakil, buka mulut untuk menghimbau kepada orang orangnya. Agar tidak menebar benih fitnah terhadap bupati Ady Mahyudi. Menduga kuat karena ada iming iming politik, dari kubu sebelah. Konon dokter Irfan pada pilbup Bima yang akan datang, akan maju sebagai calon Bupati dan Yandi siap sebagai Calon Wakilnya. Keduanya akan diusung PKS dan GOLKAR (setingan politik yang bernuansa tipu-tipu).

Sesungguhnya, Dr Irfan mewaspadai dengan isu-isu politik yang tengah diskenariokan kubu IDP hari ini. Targetnya yakni melakukan politik de vide Et Impera agar kubu Bupati Bima dan kubu Wakil Bupati Bima menunjukkan perang terbuka. Ketika hal itu terjadi, maka kubu IDP akan memanfaatkan keadaan tersebut untuk melakukan gerakan pembusukan terhadap kubu Ady Mahyudin. Nah…! Sekarang dokter Irfan saatnya bersikap, apakah masih ingin melanjutkan pembangunan Bima yg adil dan bermartabat bersama pak Ady atau masih senang berkonspirasi demi merawat komitmen politik palsu dengan idp. Silakan berpikir.! Pungkasnya

Komentar akun Facebook (Daerus) Jangan mau di manfaatkan oleh sekelompok orang yang hanya mengambil keuntungan sesaat dalam sebuah moment politik , mereka datang dengan mengelus pundak mu kemudian mendorong nya ke dalam jurang kehancuran. Segera balik sebelum terlambat.. Yandi sebaiknya Melangkah ke DPR-RI di sana banyak hikmah dan pelajaran yg bisa di gali.. inshaallah akan Jadi kalau ke DPR-RI dukungan dari dompu (ibu nya) , Bima (Bapaknya) , dan sumbawa (Paman nya). Yandi harus gandeng dr.irfan dan aba adi 2 periode menjadi bupati bima.. demikian juga de.irfan dan aba adi harus dorong yandi ke DPR-RI mereka bertiga tidak terkalahkan 2029.

Kemudian Akun Facebook Burhan Metty. Kalau saya mengkritisi kebijakan Bupati tidak ada kaitan dengan dendam pribadi atau ada hasutan pihak yang lain semoga Kabupaten Bima dalam keadaan baik-baik saja bicara dokter Irfan mau maju calon Bupati Bima pasangan dengan Yandi itu mimpi di siang hari tidak mungkin Yandi mau nomor 2 dari dokter Irfan tentu Yandi akan maju calon Bupati baskal pasangan wakil bupati yang dari Kecamatan woha.

Pertarungan sengit kedepan YANDI, ILYAS M. NASIR, RAUF, ADY,IRFAN. Kita lihat kendaraan politik mereka nanti.

Saya blm melihat hal itu,ada hubungan dgn IDP,klau pun ada juga Itu suatu ke hancuran karir Politik tingkat Dewa bagi yg bersangkutan Antara Di gantung dan mengantung,,Harusnya hari ini finis dulu ke tujuan pertama ,,Baru berbicara yg lain.

Kita sebagai Rakyat Sangat Mencintai Kabupaten Bima ini,, Misalnya ada tujuan yg terselubung dari yang bersangkutan Perlu di pertanyakan APAKAH BENAR2 DIA MENCINTAI KABUPATEN BIMA INI,

Hari ini juga perlu kita garis bawahi pemimpin yang hebat itu harusnya tidak mudah Di profokasi oleh kelompok kecil atau individu yang menghacurkan Tujuan Awal Bagaimana skema Dgn Bima perubahannya Benar2 Berubah .

Selanjutnya kita berdua di besarkan dgn ilmu yang sama dlm organisasi yg sama,,kpn kita ngopi barengšŸ˜„šŸ˜„šŸ¤­šŸ¤­šŸ™,,sudah lama sekali kita tdk Berdiskusi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak yang disebutkan dalam media ini belum memberikan klarifikasi dan hak jawab terkait isu-isu liar yang telah berkembang secara masif dikalangan masyarakat dan aktivis.

Bapeka Nusantara ini membuka ruang seluas-luasnya bagi BPKAD untuk memberikan klarifikasi.Red/Aryadin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *