Bima ~ Bapeka Nusantara ~ Bapeka sudah kirim surat 9 agustus, hingga kini belum ada jawaban resmi Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Bima hingga saat ini belum memberikan klarifikasi resmi terkait tudingan viral di media sosial terkait bupati bima.
Tudingan itu muncul dari unggahan akun Facebook Iwanndai Kole pada 29 Juli 2026 yang menyebut adanya oknum tim sukses di Kecamatan Ambalawi diduga membawa uang ratusan juta dan menyeret nama Bupati Bima H. Ady Mahyudi.
Menanggapi hal tersebut, Bapeka Nusantara telah melayangkan surat resmi bernomor 007/BAPEKA/HUMAS/VIII/2026 tertanggal 9 Agustus 2026 kepada Kabag Protkopim Setda Bima.
Dalam surat tersebut Bapeka menanyakan 3 hal: 1. Keberadaan tim sukses yang mengatasnamakan Bupati/Wabup dan menarik uang di Ambalawi.
2. Sikap resmi Pemkab atas tudingan yang merusak nama baik pimpinan daerah.
3. Langkah Pemkab untuk meluruskan informasi.
Hingga berita ini diturunkan 11 Agustus 2026 pukul 19:40 Wita, atau telah melewati batas waktu 2×24 jam yang kami minta, belum ada jawaban tertulis maupun konfirmasi dari pihak Kabag Humas.
Upaya konfirmasi via telepon/WA juga belum mendapat respon, walaupun sudah di baca.
CATATAN REDAKSI BAPEKA:
1. Prinsip Jurnalistik: Kami sudah menjalankan kaidah konfirmasi dan hak jawab sebelum menayangkan. Diamnya narasumber adalah bagian dari fakta pemberitaan.
2. Dampak: Ketidakjelasan ini berpotensi menimbulkan kegaduhan dan fitnah lebih lanjut di masyarakat Kecamatan Ambalawi.
3. Harapan: Kami tetap membuka ruang bagi Pemkab Bima, Bupati H. Ady Mahyudi, dan Kabag Humas untuk memberikan klarifikasi kapanpun.
Publik berhak tahu kebenaran. Kami akan terus mengawal kasus ini.(Red/Aryadin)








