Bima, 22 September 2026, Tasrif SH dari Bapeka Nusantara menegaskan adanya “Fakta baru menguatkan kami! Ini bukan lagi dugaan liar kami sebagai NGO, tapi sudah temuan APH sendiri!”.
Fakta hukum yang tidak bisa dibantah.1. Inspektorat Provinsi NTB sudah turun audit investigasi 25-28 November 2025 di SMAN 1 Woha dan SMAN 2 Woha – Tim 6 orang! Artinya negara sudah anggap ini serius!
2. Kejari Bima melalui Kasi Pidsus Hamka J mengakui Sudah ditemukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) SMAN 1 Woha Tahap I Bocor Rp300 Juta lebih SMAN 1 Woha Tahap II: Rugi Hampir Rp1 Miliar “Status Kepsek oleh Penyidikan, belum tersangka, menunggu audit kerugian negara.
3. Ini sejalan 100% dengan temuan LSM Bapeka NTB, pada tahap 2 Cair Rp999 Jt, Laporan Cuma Rp730 Juta, Sisa Rp268 Jt Diduga Raib!
Tasrif SH menggebrak lebih tegas, hal ini. “Kalau Kejari Bima saja bilang PMH dan kerugian hampir Rp1 Miliar di SMAN 1 Woha saja, ditambah SMAN 2 Woha yang BOS nya Rp1,13 Miliar ditambah PIP 0%, maka total kerugian 2 SMA di Woha diduga Rp1,3 Miliar lebih!”
“Kami sebagai NGO bagian kontrol kebijakan & penegak hukum, patut dipertanyakan kapan audit Inspektorat itu tuntas? Dari November 2025 sampai Juli 2026 masih proses audit? Kami akan buat pengaduan resmi ke Kejati NTB dan Polda NTB untuk ambil alih!”
Keganjilan Audit. Inspektorat bilang audit butuh waktu lama. Tapi bosku, ini duit pendidikan! 1211 siswa SMAN 1.695 siswa SMAN 2 dengan Ratusan siswa jadi korban!.
Tuntutan Tegas Bapeka 1. Desak Kejati NTB ambil alih kasus dari Kejari Bima biar cepat penetapan tersangka.
2. Desak Polda NTB Tipidkor turun parallel.
3. Kawal audit Inspektorat – Jangan sampai masuk angin!
4. Buka semua LPJ BOS SMAN 1 dan SMAN 2 Woha ke publik sesuai UU KIP, Bapeka Nusantara Siap Kawal Sampai Tuntas!.(Red/Aryadin)
Tambahnya, kendati demikian. Tasrif SH dan Sukirman SH. 1. Melayangkan Surat kepada Kejati NTB, mendesak ambil alih kasus PMH Rp1 Miliar dari Kejari Bima untuk dipercepat audit Inspektorat
2. Surat Terbuka kepada pihak Polda NTB melalui Unit Tindak pidana korupsi TIPIDKOR akan segera membuka Laporan secara parallel biar 2 APH gerak bersamaan, tidak bisa main mata.
Disinyalir ungkap temuan inspektorat Provinsi NTB Disampaikan Kejari Bima diberbagai platform media sosial dan media online.
Setelah dilakukan wawancara diruang kerjanya mantan Wakasek kesiswaan di angkat menjadi PLT, Kepala Sekolah SMAN 1 Woha Menanggapi pertanyaan terkait adanya temuan. Simak selengkapnya di link Channel YouTube Bapeka Nusantara. 👉 https://youtu.be/1WntnN0QAxk














