Bima ~ Bapeka Nusantara kembali gebrak! Dana BOS SMAN 1 Woha TA 2025 Rp1,9 Miliar jadi temuan serius, tapi KCD Dikbud Bima dipertanyakan kinerjanya.
Ketua BAPEKA NTB Tasrif SH mengatakan, “KCD Dikbud Bima kemana saja? Dana BOS Rp1,9 Miliar pola Wassalam – rekening nihil November 2025 – kok bisa lolos pengawasan KCD? RKAS 2024, 2025, 2026 tidak pernah dibuka ke publik! KCD itu pengawas, bukan stempel pencairan!”.
Alasan KCD Dipertanyakan 1. Lemah Pengawasan BOS 2024 Rp1,7 Miliar sudah janggal, 2025 puncaknya Rp1,9 Miliar. KCD tidak pernah turun audit?
2. RKAS Tertutup, Sesuai Permendikbud 63/2022 RKAS harus transparan ke Komite Sekolah dan orang tua. Fakta di lapangan? Wassalam.
3. Diam Saat Kejari Bergerak dan Kejari Bima sudah periksa 23 saksi, temukan PMH, naik penyidikan Januari 2026. KCD diam seribu bahasa!.
DESAK KEJATI NTB AMBIL ALIH – KENAPA? “Kami desak Kejati NTB ambil alih dari Kejari Bima! Kenapa? Kasus SMAN 1 Woha sudah 9 bulan sejak temuan November 2025 sampai September 2026 belum tersangka! Lambat! Padahal kerugian hampir Rp1 Miliar! Kalau Kejati yang ambil alih, ada harapan audit investigasi Inspektorat Provinsi lebih cepat dan transparan!”
BAPEKA nilai Kejari Bima terkesan hati-hati karena intervensi? Atau kekurangan SDM? Maka Kejati NTB harus supervisi!
VIDEO BUKTI, Tonton video investigasi BAPEKA di https://youtu.be/1WntnN0QAxk – Pola Wassalam dijelaskan detail!
Tuntutan, KCD Bima evaluasi total, Desak Kejati NTB ambil alih penanganan BOS SMAN 1 Woha Audit 3 tahun 2024-2026 BIMA ~ BAPEKA NUSANTARA ~ KAWAL SAMPAI TUNTAS!(Red/Aryadin)














